#KELISTRIKAN FULLWAVE


Banyak sekali pertanyaan terutama kalngan biker merubah tungangannya mejadi fullwave dc dengan mengambil arus listrik dari aki, yg mempunyai kelebihan tegangan(voltase) yang stabil (sumber aki), dengan alasan bermacam-macam yaitu: ingin menganti penerangan dg watt yg lebih besar biar padang bulan😛 , karena kalo masih ac bila diganti penerangan lebih besar waat’e malah percuma tambah redup krn alternator mempunyai batasan besar listrik yg di hasilkan,  ataupun penambahan perangkat elektro yg bersahabat dg listrik dc (mboh kapan kenalane:mrgreen: )  karena tegangan yg konstan . tetapi yo itu bila dc akan mengambil listrik dr aki(jenis kendaraan penerangan masih ac, ngambil dr spul penerangan).  , aki  akan cepat tekorrr, bila sistem kelistrikan masih sama dengan pabrikan, maka en aki ga tekor perlu memodifikasi sistem kelistrikan.

Sebelum itu mari kita jeberne (tapi jangan sampai bleber😆 )apa itu listik ac dan dc.

Listrik ac adalah listrik yang polar/kutubnya plus dan min berubah bolak-balik sesuai frekuensi (hertz), biasa terdapat di listrik rumahan. Listrik ac juga sering di hasilkan oleh alternator kendaraan bermotor karena simpele kontruksinya. Karena magnet pada alternator yg memutar akan berpindah polarnya sehingga arah arus listriknya juga berubah’ arus berubah setiap 180′ puteran.

02

Alternator AC

sumber: http://endorobei.blogspot.com/2011/10/pengertian-arus-listrik-ac-dc.html

Listrik DC, Lisrik yg arah arusnya satu arah,biasanya sumber listriknya dari batrei/aki.

Karena yg dihasilkan alternator adalah listrik AC (saya belum menemui kendaraan memakai pembangkit DC) maka perlu di rubah menjadi Dc agar bisa mengisi aki. T

Kita bisa merubahnya dg menggunakan dioda(sbg penyaarah arus)/kiprok, kiprok ini sebagai klep penyaarah satu arus saja, jika ada arus yg masuk berlawanan, akan di tolak habis habisan😛 oleh dioda itu, nah sedangkan AC berubah arah aruse sesuai Hert (prekuensi berubah, 50 hetz=berubah 50/dtk) shingga arus yg berlawanan itu akan terbuang percuma, dan akan mengasilkan halfwave(setengah gelombang), maka daya kekuatan arus hanya 1/2 juga.

Untuk menghasilkan gelombang penuh maka haruslah memakai dioda bridge (kiprok fullwave) agar arus sama dg yg dihasilkan oleh alternator

722px-4_Diode_Bridge_Rectifier

Selain itu si penerangan yg masih ac, sepul ada 2 spul lampu, pengisian. Sepul lampu da pengisian di jadi satu (kutub ke2 spul lampu di gabung dg spul pengisian)agar menghasilkan arus yg besar. dan ingat sambungane itu jangan sampe kenai bodi karena bisa konslet panas di ukur make multitester >1 kalo kurang berati ada yg konslet…panas(kenapa panas :https://cumabelajarngetik.wordpress.com/2013/03/07/kenapa-kalo-konslet-panas/ )

spul_suzuki_shogun_nr

spul_suzuki_shogun_nr_cut_ground_coil

Jangan kuatir akan overcharge, bila kiprok’e masih bagus, karena kiprok terdapat dioda zeneer yg membatasi bila aki penuh akan langsung putus contak.

Ya itulah tulisan saya.

Mohon masukane lurrr.. matur suwun😎

33 thoughts on “#KELISTRIKAN FULLWAVE

  1. wah saya gak ngerti soal elektronik
    tapi mau tanya
    katanya kalau kita nyalain headlamp
    bensin lebih boros ya? itu bener gak kak Dhany?

    eh btw
    salam kenal dari Sidoarjo yo

  2. nambain sedikit om..
    kalau untuk mendapatkan listrik DC yang lebih setabil lagi biasanya dikendaraan yang sudah Wow biasanya ditambah rangkaian regulator setelah rangkain rectifiernya..hehe

  3. pada motor proneo, setelah merubah spul apa kabel2 yang menuju ke lampu dll dirubah juga,apa bisa meneruskan yang sudah ada?

  4. rodo ruwet sehh tapi mudeng lah sitik..
    iki lek seumpama kelistrkane prtama ac trus diubah dadi dc perlu ngubah aki ngga??
    soale aki sek tak pake iku aki kering..
    perlu ngubah jd aki basah ngga??

  5. mohon info bro, kl vario 125 sya dgr sdh DC kelistrikannya dan kiprok tdk perlu regulator lg tp apakah sdh fullwave ? Kl memang blm gmn proses’y biar jd fullwave ? …….. makasih mas bro

mahon masukan komeng, saran, kritik..matur suwun

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s