#PERBEDAAN OLI MESIN DIESEL DAN OLI MESIN BENSIN


Penggunaan oli mesin diesel pada mesin bensin, bisa dilakukan tetapi tidak bisa dilakukan dalam jangka panjang kali lebar😛 , karena terdapat perbedaan di oli mesin bensin dan oli mesin diesel.

Pada mesin diesel penggunaan bahan bakar solar yang buannyaakk sulfur dan residu hasil pembakaran, akan banyak #yg bukan bebek😆 menghasilkan total nilai asam/ Total Asam Number (TAN)  yang akan menyebapkan korosif/karat/neyeng pada logam dan akan menimbulkan kotor pada ruang oli mesin. Sehingga membutuhkan penetral asam yaitu larutan basa dan juga pembersih (deterjen dudu rinso😛 ) dan pengikat kotoran (derpesant), biasanya sih menggunakan Mg, atau Ca. penambahan kedua adtive (deterjen, dan derpesent) akan meningkatkan TBN (Total Base Number/ Total Nilai Basa) pada oli tersebut (btw setiap mesin ada batas maksimal nilai basa terkandung dalam badan:mrgreen: ). Sedangkan mesin bensin kebalikannya: sulfur terkandung badan:mrgreen: dan residune  saitik.

Bila oli diesel digunaken ke mesin bengsin:

  1. Bisa menyumbat saringan oli.  Bila deterjen dan desperant ditambah (yg akan menambah TBN juga) bisa menyumbat filter oli, karena dg TBN berlebihan bisa terbentuk foam(buih) pada oli (pembentukan buih bisa lebih cepat dimesin bengsin karena RPM bensin biasane lebih tinggi dari pada diesel)dan juga penambahan Mg dan Ca yang berbetuk molekul padat bisa menyumbat saringan oli, sedangkan saringan oli mesin bensin lebih kecil daripada diesel.
  2. Abrasive tinggi. Karena kandungan basa yang tinggi akan menyebabkan abrasive pada logam..emengsih part de mesin lebih cling tetapi ada degradasi permukaan karena abrasive yang dilakukan oleh larutan basa.
  3. Pencemaran lingkungan. Karena terdapat nilai basa yang tinggi akan mencemari lingkungan, apalagi basa bersifat kaustif yang dapat merusak jaringan.

iki kandungan basa TBN pada jenis mesin

Nilai TBN

Aplikasi

5

» Pelumasan system oils, pada mesin 2 tak – crosshead.
» Diesel putaran tinggi dengan bahan bakar gas dan destilasi.
» Pengguna bahan bakar dengan < 0.2% sulfur, aplikasi otomotif.

10

» Aplikasi otomotif.
» Diesel putaran tinggi dengan bahan bakar destilasi ber‐sulfur < 0.5%, & diesel gas oil.

15

» Diesel putaran tinggi dan menengah berbahan bakar minyak diesel destilasi.

20

» Diesel putaran tinggi dengan bahan bakar gas dan destilasi.
» Pengguna bahan bakar dengan < 2% sulfur (DMC maksimum).
» Mesin bantu dengan bahan bakar campur.

30 ~ 40

» Diesel putaran menengah dengan bahan bakar residual (minyak bakar / MFO/ HFO).

40 ~ 55

» Pelumasan mesin diesel putaran menengah dengan kapasitas bak dan konsumsi pelumas yang kecil (anti‐polishing ring)

>60 ~ 100

» Pelumasan cylinder oils, pada mesin diesel 2 tak – crosshead.

Itulah kerugian menggunakan menggunakan oli mesin diesel pada mesin bengsin, sebaike kita bijaksana/sini/situ  :lol: dalam penggunaan oli kendaraan kita.

Itulah tulisan saya….

Mohon masukene lurrrr ……….

36 thoughts on “#PERBEDAAN OLI MESIN DIESEL DAN OLI MESIN BENSIN

  1. akhire…mbah Dany nulis lagi….

    dulu aku suka pake mesran B-40 di astrea primaku karena ketika bongkar mesin ,logam logam jeroane ketoro bersih mengkilat… eeee…jebule ora apik,to…?
    suwun,mAs.. 🙂

  2. Belom pernah coba oli diesel di motor ya? Kenapa bisa ngomong kayak diatas? Saya udah pake 3 botol oli diesel di motor an sentosa kok, malah efek positip nya mesin enteng+suara halus+gak cepet panas

  3. plis belajar dulu HDEO itu apa dan kaji dulu dimana bedanya JASO MA, DH, Global DHD, API, ACEA, ILSAC, CAFE, dan sejenisnya. jgn cuma dipahamin deskripsinya aja, jelas dari deskripsi udah beda. tapi klo dipelajari dokumen dokumennya lebih lanjut, cari dan coba bedakan syarat dan kriteria pengujiannya utk apa, kriteria lulus dan gagalnya dimana serta tujuannya kriteria lulus tersebut utk apa. learn that first, before having deep talk about oil.

    setelah itu, kemudian kaji juga properti standar pada sebuah oli seperti Soot Control, Anti Foaming, Extreme Pressure, Sulphated Ash, NOACK volatility, HTHS, Viscosity Index Improver, Friction Modifier, Hydrodynamic Lubrication, Boundary Lubrication.

    dan satu lagi, harap di catat dgn baik, semua oli HDEO yg biasa dipake di motor ga ada yg TBN-nya diatas 12. maksimal 11 dan minimal 9. why?? because HDEO oil is MIXED FLEET oil.

    catat juga baik baik, oli mobil dan motorpun pun ada yg TBN-nya berkisar antara 10 dan 11, yg artinya, level TBN-nya setara dgn HDEO.

    selalu alasan BASA yg dianggap abrasif, padahal yg paling abrasif itu ASAM klo ga bisa di netralisir dengan BASA. TBN itu artinya apa sih?? artinya jumlah alkali yg dibutuhkan utk menetralisir 1 bagian asam dalam satuan Mg/KoH. harap ketahui dulu bedanya Asam dengan Basa:

    Sifat Asam :
    1. Senyawa asam bersifat KOROSIF
    2. Sebagian besar BEREAKSI dengan logam menghasilkan H2.
    3. Senyawa asam memiliki rasa asam.
    4. Dapat mengubah warna zat yang dimiliki oleh zat lain (dapat dijadikan indikator asam atau basa).
    5. Menghasilkan ion H+ dalam air.

    Sifat Basa :
    1. Senyawa basa bersifat merusak kulit (kaustik ).
    2. Terasa licin di tangan, seperti sabun.
    3. Senyawa basa terasa pahit.
    4. Dapat mengubah warna zat lain. (warna yang dihasilkan berbeda dengan asam).
    5. Menghasilkan ion OH – dalam air.

    see?? mana yg merusak dan tidak terhadap metal mesin??

    FYI, setiap proses pembakaran BBM dalam mesin akan menghasilkan asam. maka dari itu baik pada oli mobil bensin maupun diesel PUNYA TBN.

    mengapa TBN diesel lebih tinggi? karena Solar mengandung SULFUR, yang hasil pembakarannya lebih ASAM dari bbm jenis bensin. akan tetapi perlu diingat, bbm yg tidak sesuai kompresi pun menghasilkan asam yg cukup tinggi, dan ini yang properti TBN di oli cepat turun. hasilnya?? oli mu yg dipake ga akan tahan lama, oli cuma TBN 5-6 mau diharapkan sampe berapa ribu km?? belum 1000 km jg dah drop abis klo minumnya premum. why? karena TBN dibawah kurang dari atau sama dengan 3 berarti tidak bisa lagi melindungi mesin.

    GET THE RIGHT FACT before talk, oli oli HDEO modern dirancang untuk kompatible dengan SOLAR berstandar EURO 2,3,4, dan 5 !!

    artinya apa?? LESS SULPHUR, LESS TBN. terlebih diesel dengan filter khusus ga bisa pake oli yg kadar SA-nya tinggi, apalagi Diesel yg pake Catalytic Converter. masih mau alasan CatCon Diesel beda sama Bensin??

    itu baru dari segi TBN, belum lagi kalau diperhitungkan HTHS, yang artinya, buat motor kopling basah, oli akan lebih cepat hancur viskositas dan additiv-nya terkena gojrokan gear dan suhu tinggi dari kopling. itu aja dah sangat besar pengaruhnya terhadap TBN, penguapan, molekul polymer VII, dan viskositas.

    yg diomongin hanya mitos mitos yg udah terbantahkan dipembahasan luar negeri sana. please be open mind, learn, read, accept, and do a lot of research. we ain’t that stupid to use HDEO.

    hanya ada 1 alasan mengapa pabrikan merekomendasikan spesifikasi tertentu, karena untuk melindungi user user yg awam. tapi buat user yg tau, they dare to be different.

    ga ada ruginya belajar baca datasheet dan properti oli, karena semua bisa diterapkan utk mencari oli mobil, truk, maupun motor yg sesuai kebutuhan masing masing. klo cuma katanya, yaudah, nikmatin aja katanya katanya itu.

    silakan join ke grup Facebook HDEO/PCMO on Motorcycle

    mau bahas soal oli, silakan, we are very welcome and grateful to have discussion with you all on our oil group.

  4. satu lagi pengalaman saya, NS saya di KM 15,000 udah di vonis keteng kena, suaranya jadi crik crik klo rpm tinggi, dan gas dilepas. apakah salah oli-nya? tidak, karena dulu di UG4 saya lebih parah padahal selama make UG4 dulu saya cuma make oli kelas motul atau castrol activ atau shell advance udah itu aja oli yg selalu saya pake, dengan pemakaian saya yg doyan rpm tinggi, keteng UG4 saya terpaksa udah harus diganti di KM baru 11,000. sedangkan di NS, karakter pemakaian saya lebih kasar karena NS mendukung utk high rev, dan hebatnya, ketengnya bisa bertahan sampe 15,000km. dan tetep saya pake high rev klo keluar kota bekasi bandung rutin tiap jumat dan senin, hingga 2500km kemudian, dan sekarang sudah 17,550km dengan keteng yg kadang sedikit berisik di rpm tinggi. apakah NS saya performanya menurun? suaranya kuasar? engga, biasa aja, ditahan di 10,000-10,500 rpm lebih dari 10 menit bisa anteng di 110-115km/jam gigi 4 tanpa ngerasa mesin kayak pengen meledak. padahal saya cuma pake oli Rimula R3X spek CH atau setara SG dan cuma ngisi 1 liter. tidak 1,2 liter ataupun 1,4 karena saya ga ganti filter oli. slip kopling?? logika aja, klo selip ga akan bisa dapet 100kpj di rpm 10,000 gigi 4.

    saya udah pake oli HDEO sejak KM 10,800 di NS sampai sekarang 17,550km tanpa ada satupun kesalahan maupun degradasi performa.

      • maaafff mas saya udah 5tahun di cs1 pake oli mobil ga masalah ga pake slip kopling
        tiger saya udah 1.5 tahun pake oli diesel aman” ajah tuh
        coba mas cek dulu mesin motor anda sehat atao nda ???

  5. hampir saja saya mengurungkan niat pake hdeo k new mx saya karna membaca blog ini, tp setelah baca komen bro arya bisma saya jadi yakin kembali, hahaha

  6. Setuju pak arya bisma. oli mesin diesel di motor kopling manual jauh lebih baik di banding dengan oli motor asli.saya udah coba di honda supx 125 hi . Dan hasilnya sangat memuaskan.

  7. ah yg boneng gan…??? serius loe..??? saya pake duron exl /aka oli tronton sejak 2010 buat vixion ko aman-aman saja…??? ga ada masalah selip kopling dan yg ente bilang…. trus mesin juga bersih (ini kata mekaniknya)
    ente udah pernah pake atau hanya katanya gan….??? atau cuma hasil copy paste dr wikipedia…???

  8. Kasi bukti dlu mas.. klo mesin motor mas dikasi minum oli diesel atau sbgainya lgsg jebol mesinnya lgsg kasi prove. Jgn bicara pd satu sisi saja, liatlah sisi yg lain

mahon masukan komeng, saran, kritik..matur suwun

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s